PERANAN IMUM MUKIM DALAM PENYELESAIAN SENGKETA PADA MASYARAKAT ALUR BAUNG KECAMATAN KARANG BARU KABUPATEN ACEH TAMIANG TAHUN 2016

INDRA PRAJA (2018), PERANAN IMUM MUKIM DALAM PENYELESAIAN SENGKETA PADA MASYARAKAT ALUR BAUNG KECAMATAN KARANG BARU KABUPATEN ACEH TAMIANG TAHUN 2016 . Skripsi, Universitas Samudra.

ABSTRAK

Gampong Alur Baung merupakan gampong yang letaknya jauh dari pusat
pemerintahan Aceh Tamiang “salah satu desa yang terletak di daerah pegunungan
sebelah selatan dari ibu kota kabupaten Aceh Tamiang dan Kecamatan Karang
Baru. Imum Mukim merupakan salah seorang yang sebagai pengelolaan kawasan
pemukiman dalam penyelesaian sengketa. Permasalahannya adalah bagaimanakah
peran Imum Mukim dalam menyelesaikan masalah di Alur Baung dan
bagaimanakah proses penyelesaian masalah persengketaan di Alur Baung.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimanakah peran Imum
Mukim dalam menyelesaikan masalah di Alur Baung dan proses penyelesaian
masalah persengketaan di Alur Baung.
Metode penelitian sejarah sebuah metode atau cara yang digunakan
sebagai pedoman dalam melakukan penelitian peristiwa sejarah dan
permasalahannya. Dengan kata lain, metode penelitian sejarah adalah instrumen
untuk merekonstruksi peristiwa sejarah (history as past actuality) menjadi sejarah
sebagai kisah (history as written). Hasil penelitian ini menunjukkan Peran Imum Mukim dalam
menyelesaikan setiap sengketa sebagai persoalan dalam kegiatan yang ada di
Gampong Alur Baung terhadap penyelesaian seperti persengketaan Tanah,
Penceraian/Kekerasan Rumah Tangga dan Perselisihan Antar Pemuda Gampong
sebagai gejala sosial yang timbul dalam kehidupan masyarakat Alur Baung.
Setiap kejadian dalam kehidupan bermasyarakat, Ureueng Aceh (sebutan untuk
orang Aceh) selalu menyelesaikan masalah tersebut secara adat (secara
kekeluargaan) yang berlaku dalam masyarakatnya seperti yang terdapat di
gampong Alur Baung. Proses penyelesaian masalah persengketaan melalui
lembaga adat seperti mukim yang dibantu oleh yang terdiri atas Datok, sebagai
ketua, Sekretaris Gampong, sebagai Panitera, Imeum Meunasah, sebagai anggota,
Tuha Peuet, sebagai anggota, Ulama, Tokoh adat/cendikiawan lainnya di
Gampong yang bersangkutan (ahli di bidang nya).
Saran penulis penulisan ini sebagai acuan ilmu pengetahuan sebagai
sebuah penelitian yang dapat memberikan sebuah karya yang kaya referensi
sehingga memberikan kontribusi bagi kaum intelektual lainnya.Penulisan ini
sebagai gambaran, bahwa Imum Mukim sebagai kearifan lokal yang masih
digunakan masyarakat Aceh (Tamiang) dan generasi muda lebih menghargai,
mencintai dan menjaga Adat-Istiadat Aceh yang menjadi sebuah identitas
masyarakat Aceh secara nasional maupun dimata dunia.

Kata kunci : -
File
Tipe Items : Skripsi
Penulis/Penyusun : INDRA PRAJA
Fakultas : Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan
Program.Studi : Pendidikan Sejarah (2018)
Tanggal disimpan : 21-02-2019 11:25
Terakhir diubah : 20-02-2019 23:25
Penerbit : Langsa, Universitas Samudra, 2018
URI : https://etd.unsam.ac.id/detail.php?id=189