NASIONALISME DAN TIONGHOA (Perkembangan Nasionalisme Etnis Tionghoa Di Indonesia 1900 – 1949)

RONIADI (2018), NASIONALISME DAN TIONGHOA (Perkembangan Nasionalisme Etnis Tionghoa Di Indonesia 1900 – 1949) . Skripsi, Universitas Samudra.

ABSTRAK

Keberadaan etnis Tionghoa di Indonesia selalu mendapatkan pandangan yang berbeda
dari masyarakat Indonesia baik dalam segi sosial, hukum serta ekonomi. Pandangan terhadap
etnis Tionghoa lebih kearah stigma negatif yang diaplikasikan melalui jalur kekerasan
terhadap etnis tersebut. Hal ini disebabkan oleh kurangnya pengetahuan masyarakat tentang
peran etnis Tionghoa dalam kemerdekaan Indonesia. Padahal dalam catatan sejarah Etnis
Tionghoa adalah salah satu etnis yang menjadi bagian dalam proses pergerakan nasionalisme
di Indonesia.  Tujuan dalam penelitian ini adalah menelusuri proses lahirnya Nasionalisme etnis
Tionghoa di Indonesia, mengetahui bagaimana perkembangan nasionalisme etnis Tionghoa di
Indonesia dalam kurun waktu 1900 – 1949 dan menelusuri bagaimana peran etnis Tionghoa
dalam mewujudkan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Dalam melaksanakan sebuah penelitian tentu diperlukan metode yang tepat agar apa
yang akan diteliti dapat ditemukan jawaban atas permasalahan yang menjadi fokus dalam
penelitian. Adapun metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode
penelitian sejarah (metode historis) dimana ada empat langkah yang harus dilakukan oleh
seorang penulis dalam melakukan sebuah penulisan sejarah, mulai dari pengumpulan sumber,
kritik sumber, interpretasi hingga historiografi. Lahirnya Nasionalisme etnis Tionghoa diawali dengan didirikannya Tiong Hoa Hwe Koan (THHK) pada tahun 1900 yaitu suatu organisasi nasionalisme etnis Tionghoa yang beroreantasi ke Tiongkok. Dalam proses nasionalisme etnis Tionghoa juga mengalami sebuah
nasionalisme yang beroreantasi ke Hindia Belanda dengan organisasi politiknya seperti
Chung Hwai Hui (CHH) yang didirikan paa tahun 1928. Lahirmya nasionalisme etnis
Tionghoa terhadap Indonesia berawal dengan didirikannya Partai Tionghoa Indonesia (PTI)
pada tahun 1932. Lalu dalam nasionalisme kearah Indonesia melahirkan tokoh – tokoh etnis
Tionghoa yang berperan dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia seperti Djiaw Kie Siong,
Yap Tjwan Bing, Siauw Giok Tjhan dan beberapa warga etnis Tionghoa dalam militer
Indonesia.  Dengan adanya tulisan ini semoga bisa mengubah pola pikir tentang suatu perbedaan
terhadap ras etnis Tionghoa. Selama ini kita mengenal bahwa etnis Tionghoa hanya
menguntungkan kelompoknya saja, setelah adanya penulisan ini mungkin pemikiran seperti
itu perlu di ubah karena ada beberapa masyarakat etnis Tionghoa juga ikut berperan dalam
kemerdekaan Indonesia.

Kata kunci : Nasionalisme, Tionghoa, THHK, CHH, PTI
File
Tipe Items : Skripsi
Penulis/Penyusun : RONIADI
Fakultas : Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan
Program.Studi : Pendidikan Sejarah (2018)
Tanggal disimpan : 19-02-2019 15:24
Terakhir diubah : 19-02-2019 03:24
Penerbit : Langsa, Universitas Samudra, 2018
URI : https://etd.unsam.ac.id/detail.php?id=167