ANALISIS PENDAPATAN KELOMPOK INDUSTRI PENGOLAHAN TEMPE DI KOTA LANGSA

Nanda Afrilia (2018), ANALISIS PENDAPATAN KELOMPOK INDUSTRI PENGOLAHAN TEMPE DI KOTA LANGSA . Skripsi, Universitas Samudra.

ABSTRAK

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis besarnya pendapatan dan
mengetahui kelayakan usaha industri tempe di Kota Langsa Dalam penelitian ini
peneliti mengamati tiga kelompok industri tempe yang berada di Kota Langsa
yaitu kelompok pengrajin tempe di kecamatan Langsa Kota, Langsa Lama dan
Langsa Baro. Dalam penelitian ini, metode analisis data yang digunakan adalah
metode analisis deskriptif kualitatif. data yang berasal dari responden yaitu
pengolah dari setiap usaha industri tempe di Kota Langsa. Data yang dikumpulkan
secara langsung dari pengelola tempe seperti dengan observasi dan wawancara.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pada kelompok pengrajin tempe di Langsa
lama, pendapatan pengrajin tempe berkisar antara Rp.40.500,- sampai dengan
Rp541.000 perhari atau Rp 1.215.000 sampai dengan Rp 16.245.000 perbulan.
Dari seluruh jumlah usaha industri tempe di Langsa Lama, hanya satu usaha
industri yang tidak memenuhi kelayakan usaha. Dari segi keuntungan usaha
industri tempe di Langsa Lama, dari seluruh industri tempe di Langsa lama
mendapatkan keuntungan antara Rp 13 sampai dengan Rp.114 untuk biaya
produksi yang dikeluarkan sebesar Rp 100 Dari kelima industri tempe yang
berada di Kecamatan Langsa Kota, rata-rata hanya berpenghasilan antara
Rp47.500,- sampai dengan Rp 332.000 perhari atau Rp 1.425.000,- sampai
dengan Rp 9.960.000 perbulan. Dari seluruh jumlah usaha industri tempe di
Langsa Kota, seluruhnya memenuhi kelayakan usaha. Dari segi keuntungan usaha
industri tempe di Langsa Kota, dari seluruh industri tempe di Langsa Kota
mendapatkan keuntungan antara Rp 13 sampai dengan Rp 74 untuk biaya
produksi yang dikeluarkan sebesar Rp.100 Dari seluruh industri tempe yang
berada di Kecamatan Langsa Baro, rata-rata hanya berpenghasilan antara
Rp57.500 sampai dengan Rp 331.500 perhari atau Rp 1.725.000 sampai dengan
Rp9.945.000 perbulan. Dari seluruh jumlah usaha industri tempe di Langsa Baro,
seluruhnya memenuhi kelayakan usaha. Dari segi keuntungan usaha industri
tempe di Langsa Baro, dari seluruh industri tempe di Langsa Baro mendapatkan
keuntungan antara Rp 32 sampai dengan Rp 99 untuk biaya produksi yang
dikeluarkan sebesar Rp.100.

Kata kunci : -
File
Tipe Items : Skripsi
Penulis/Penyusun : Nanda Afrilia
Fakultas : Fakultas Ekonomi
Program.Studi : Ekonomi Pembangunan (2018)
Tanggal disimpan : 18-02-2019 12:16
Terakhir diubah : 18-02-2019 00:16
Penerbit : Langsa, Universitas Samudra, 2018
URI : https://etd.unsam.ac.id/detail.php?id=146