PENAMPILAN KARAKTER AGRONOMIS SAWI (Brassica juncea, L) AKIBAT PEMBERIAN PUPUK DAUN PRIMATAN D DAN CAMPURAN MEDIA TANAM ARANG SEKAM.

ISKANDAR (2018), PENAMPILAN KARAKTER AGRONOMIS SAWI (Brassica juncea, L) AKIBAT PEMBERIAN PUPUK DAUN PRIMATAN D DAN CAMPURAN MEDIA TANAM ARANG SEKAM. . Skripsi, Universitas Samudra.

ABSTRAK

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk daun
Primatan D dan campuran media tanam arang sekam secara faktor tunggal
maupun secara interaksi antara kedua faktor tersebut terhadap penampilan
karakter agronomis sawi.
Penelitian ini telah dilaksanakan di Desa Paya Bujok Tunong Kecamatan
Langsa Baro Kota Langsa dengan ketinggian tempat 30 m dpl (BPK Langsa Baro,
2016) sejak bulan Febuari 2018 sampai Mei 2018.
Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola
faktorial, yang terdiri dari dua faktor yaitu: Faktor Kosentrasi Pupuk Primatan D
(P) terdiri dari 4 taraf antara lain; (1) P0 (0 g/lt air), (2) P1 (1 g/lt air), P2 (2 g/lt air)
dan (3) P3 (3 g/lt air).Faktor Media Tanam Arang Sekam (A) yang terdiri dari 5
taraf yaitu; (1) A1= top soil, (2) A2 = arang sekam, (3) A3= top soil + arang sekam
(2:1), (4) A4= top soil + arang sekam (2:2) dan (5) A5= top soil + arang sekam
(2:3). Untuk mengetahui penampilan karakter agronomis sawi maka dilakukan
pengamatan dengan parameter: tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, bobot
biomassa per tanaman sampel, bobot segar jual per tanaman sampel, bobot
tanaman per plot dan indeks panen.


Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pupuk daun primatan D
tidak memberikan pengaruh yang nyata secara statistik terhadap tinggi tanaman
umur 14, 21 dan 28 HST, jumlah daun umur 14 HST, 21 HST dan 28 HST, luas
daun, bobot biomassa per tanaman, bobot segar jual per tanaman, bobot tanaman
per plot, dan indeks panen tanaman sawi. Namun demikian secara umum
penggunaan pupuk daun primatan D dengan kosentrasi 3 g/lt air(P3) cenderung
dapat meningkatkan penampilan karakter agronomis sawi.
Perlakuan campuran media tanam arang sekam berpengaruh sangat nyata
terhadap tinggi tanaman dan jumlah daun umur 14, 21 dan 28 HST, luas daun,
bobot biomassa per tanaman, bobot segar jual per tanaman, dan bobot tanaman
per plot, tetapi berpengaruh tidak nyata terhadap indeks panen tanaman sawi.
Perlakuan campuran media tanam arang sekam terbaik ditemukan pada perlakuan
A3 (top soil + arang sekam 2:1) yang dapat meningkatkan penampilan karakter
agronomis tanaman sawi. Interaksi antara pupuk daun primatan D dan campuran media tanam arang
sekam berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi tanaman dan jumlah daun umur
14, 21 dan 28 HST, luas daun, bobot biomassa per tanaman, bobot segar jual per
tanaman, bobot tanaman per plot, dan indeks panen tanaman sawi.
Berdasarkan hasil penelitian untuk mendapatkan penampilan karakter
agronomis tanaman sawiyang baik dianjurkan untuk menggunakan campuran
media tanam top soil + arang sekam 2:1. 

Kata kunci : -
File
Tipe Items : Skripsi
Penulis/Penyusun : ISKANDAR
Fakultas : Fakultas Pertanian
Program.Studi : Agroteknologi (2018)
Tanggal disimpan : 18-02-2019 11:46
Terakhir diubah : 17-02-2019 23:46
Penerbit : Langsa, Universitas Samudra, 2018
URI : https://etd.unsam.ac.id/detail.php?id=143