ANALISIS KEMAMPUAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL HIGH ORDER THINKING SKILL (HOTS) PADA MATERI ARITMATIKA SOSIAL BERDASARKAN GAYA BELAJAR SISWA

Maria Rosarina br Simarmata (2021), ANALISIS KEMAMPUAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL HIGH ORDER THINKING SKILL (HOTS) PADA MATERI ARITMATIKA SOSIAL BERDASARKAN GAYA BELAJAR SISWA . Skripsi, Universitas Samudra.

ABSTRAK

Sekolah yang ada di Indonesia saat ini sedang menjalankan pembelajaran dengan menggunakan Kurikulum  2013. Tujuan pembelajaran Matematika menurut Kemendikbud 2013 yaitu 1) Meningkatkan Kemampuan intelektual, khususnya kemampuan tingkat tinggi siswa, 2) Membentuk kemampuan siswa dalam menyelesaikan suatu masalah secara sistematik, 3) Memperoleh hasil belajar yang tinggi, 4) melatih siswa dalam mengomunikasikan ide-ide, khususnya dalam menulis karya ilmiah dan 5) Mengembangkan karakter siswa. High Order Thinking Skills (HOTS)  menjadi tujuan utama dalam proses pembelajaran, termasuk pembelajaran matematika. Materi Aritmatika Sosial cenderung berkaitan dengan kehidupan keseharian, yang pada soal-soal tergolong soal cerita. Kesulitan siswa yang sering terjadi itu pada saat mengerjakan soal cerita atau uraian, dan juga setiap siswa memiliki cara mengolah informasi yang didapat berbeda-beda, yang disebut dengan gaya belajar siswa. Pada umumnya gaya belajar ada tiga, yaitu gaya belajar auditorial, visual dan kinestetik.


Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal HOTS pada Materi Aritmatika sosial berdasarkan gaya belajar siswa seperti gaya belajar auditorial, visual dan kinestetik.


Metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilakukan di MTs Dewantara. Subjek penelitian ini yaitu 6 siswa kelas VIII MTs Dewantara dengan dua siswa bergaya belajar auditorial, 2 siswa bergaya belajar visual dan 2 bergaya belajar kinestetik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal HOTS pada Materi Aritmatika Sosial berdasarkan hasil tes dan wawancara pada siswa kelas VIII MTs Dewantara dan guru yang mengajar Matematika pada kelas itu. Subjek dengan gaya belajar auditori mampuan menyelesaikan butir soal dengan tipe C4 (Analisis), C5 (Evaluasi) dan C6 (Menciptakan).  Subjek  dengan gaya belajar Visual mampu menyelesaikan butir soal dengan tipe C4 (Analisis), tetapi untuk butir soal tipe C5 (Evaluasi), dan C6 (Menciptakan)  subjek tidak mampu menyelesaikan. Subjek dengan gaya belajar Kinestetik mampu menyelesaikan butir soal dengan tipe C4 (Analisis), tetapi tidak mampu menyelesaikan butir soal dengan tipe C5 (Evaluasi), dan C6 (Menciptakan).


Disarankan pihak sekolah serta guru lebih sering lagi memberikan soal-soal bertipekan HOTS untuk melatih kemampuan siswa dan tidak menjadikan siswa kesulitan dalam mengerjakan soal Matematika termasuk soal cerita atau uraian pada materi artitmatika sosial. Begitupun pada gaya belajar atau cara siswa memperoleh informasi lebih diperhatikan agar siswa mampu mengikuti pembelajaran dengan baik dan siswa mampu mengekspresikan diri dari informasi atau pembelajaran yang didapatinya dengan baik di kehidupan kesehariannya.


 

Kata kunci : HOTS, Aritmatika Sosial, dan Gaya belajar.

File ::(login required)
Tipe Items : Skripsi
Penulis/Penyusun : Maria Rosarina br Simarmata
Fakultas : Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan
Program.Studi : Pendidikan Matematika (2021)
Tanggal disimpan : 08-02-2021 15:54
Terakhir diubah : 25-02-2021 03:55
Penerbit : Langsa, Universitas Samudra, 2021
URI : https://etd.unsam.ac.id/detail.php?id=927
Root : https://www.unsam.ac.id
Kembali ke atas!