PENEGAKAN HUKUM PENYALAHGUNAAN SENJATA API OLEH OKNUM APARAT DALAM KASUS PENCURIAN DENGAN KEKERASAN (STUDI KASUS DI WILAYAH HUKUM POLRES LANGSA)

BIMA (2018), PENEGAKAN HUKUM PENYALAHGUNAAN SENJATA API OLEH OKNUM APARAT DALAM KASUS PENCURIAN DENGAN KEKERASAN (STUDI KASUS DI WILAYAH HUKUM POLRES LANGSA). Skripsi, Universitas Samudra.

ABSTRAK

Tindak kriminal yang menggunakan senjata api baik yang ilegal maupun yang
legal terus berkembang dengan sebagai senjata tanpa mengetahui prosedur
penggunaan yang sesunguhnya sehingga disalahgunakan untuk perampokkan atau
aksi-aksi melawan hukum lainnya dengan menggunakan senjata api, sehingga banyak
pihak yang kemudian meminta pemerintah untuk memperketat perizinan kepemilikan
senjata api. Secara normatif, negara Indonesia merupakan salah satu negara yang
sangat ketat dalam menerapkan aturan kepemilikan senjata api. Hal tersebut terdapat
dalam Undang-Undang No. 8 Tahun 1948.  Penelitian memiliki untuk mengetahui Pengaturan Hukum Terhadap kepemilikan Senjata Api oleh Oknum Aparat dalam kasus pencurian dan kekerasan .
Untuk mengetahui Faktor yang menyebabkan kepemilikan senjata api oleh oknum
aparat, dan untuk mengetahui penegakan hukum kepemilikan senjata api oleh oknum
aparat. Metode yang dipakai dalam penelitian ini menggunakan metode yuridis
normatif dan Empiris , dengan tujuan untuk mengerti atau memahami gejala yang diteliti.
dan dalam penelitian ini dengan menggunakan metofe library research dan field
research disesuaikan dengan kualifikasi penelitian, yakni menggunakan metode
deskripstif, maka data di lapangan yang diperoleh merupakan suatu gambaran yang
nyata terhadap kenyataan yang ada, fenomena ketentuan yang berlaku. dengan
menggunakan metofe library research dan field research disesuaikan dengan kualifikasi
penelitian,Berdasarkan hasil penelitian diperoleh Pengaturan Hukum Terhadap
Kepemilikan Senjata Api Oleh Oknum Aparat Dalam Kasus Pencurian Dan Kekerasan
adalah Undang-Undang No. 8 Tahun 1948. Tentang Penggunaan Kekuatan Dalam
Tindakan Kepolisian, yang meliputi prinsip –prinsip : legalitas, Kajian yuridis, Faktor
Yang Menyebabkan Kepemilikan Senjata Api Oleh Oknum Aparat dapat memperoleh
kepemilikan senjata api berdasarkan faktor : nesesitas, yang berarti bahwa penggunaan
kekuatan dapat dilakukan bila memang diperlukan dan tidak dapat dihindarkan
berdasarkan situasi yang dihadapi; proporsionalitas, yang berarti bahwa penggunaan
kekuatan harus dilaksanakan secara seimbang antara ancaman yang dihadapi dan
tingkat kekuatan atau respon anggota Oknum Aparat, Penegakan Hukum Kepemilikan
Senjata Api Oleh Oknum Aparat Sesungguhnya penggunaan senpi haruslah sangat
sensitif dan selektif  Saran dalam penelitian ini adalah dalam pengamanan dan ketertiban dalam
masyarakat, disarankan juga bagi masyarakat mendukung kinerja oknum aparat dalam
proses pengamanan, dan saling bekerja sama terhadap tujuan keamanan lingkungan
Prosedur kepemilikan senjata hendaknya harus selektif lebih akurat agar tidak terjadi
penyalahgunaan oleh pihak aparat.

Kata kunci : penegakan Hukum, penyalahgunaan Senjata Api, Oknum Aparat
File
Tipe Items : Skripsi
Penulis/Penyusun : BIMA
Fakultas : Fakultas Hukum
Program.Studi : Ilmu Hukum (2018)
Pembimbing : (1). Dr. Fuadi, S.H., M.H. (2). Zuleha, S.H., M.H.
Tanggal disimpan : 21-02-2019 16:10
Terakhir diubah : 21-02-2019 16:10
Penerbit : Langsa, Universitas Samudra, 2018
URI : https://etd.unsam.ac.id/detail.php?id=206