PENGARUH BERBAGAI BENTUK DAN TINGGI LANJARAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN MENTIMUN LOKAL (Cucumis sativus L)

HABIBIE (2018), PENGARUH BERBAGAI BENTUK DAN TINGGI LANJARAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN MENTIMUN LOKAL (Cucumis sativus L) . Skripsi, Universitas Samudra.

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Berbagai Bentuk dan
Tinggi Lanjaran terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Mentimun Lokal
(Cucumis sativus L). Penelitian ini telah dilaksanakan di Desa Buket Drien Kecamatan Sungai
Raya Kabupaten Aceh Timur, yang dilaksanakan pada tanggal 21 Januari 2018
sampai 21 April 2018. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola
faktorial yang terdiri dari dua faktor, yaitu faktor bentuk lanjaran (L) yang terdiri
dari 3 taraf, yaitu L1 = Tiang Lurus, L2 = Bentuk Pagar, L3 = Para-para, dan faktor
tinggi lanjaran (T) yang terdiri dari 4 taraf, yaitu T1 = 0,5 m, T2 = 1 m, T3 = 1,5 m
dan T4 = 2 m. Parameter yang diamati didalam penelitian ini adalah panjang tanaman
(umur 25, 35, dan 45 HST), diameter pangkal batang (umur 25, 35, dan 45 HST),
jumlah daun (umur 25, 35, dan 45 HST), umur berbunga, jumlah buah, diameter
buah, panjang buah, dan berat buah per tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan bentuk lanjaran pada tanaman mentimun berpengaruh sangat nyata terhadap panjang tanaman umur 45
HST dan panjang buah tanaman mentimun. Berpengaruh nyata terhadap panjang tanaman umur 35 HST dan jumlah daun umur 45 HST, dan tidak berpengaruh nyata terhadap panjang tanaman 25 HST, diameter pangkal batang dan jumlah daun pada umur 25 dan 35 HST, umur berbunga, jumlah buah, diameter buah dan
berat buah per tanaman. Perlakuan terbaik didapatkan pada perlakuan L2 (lanjaran
bentuk pagar). Perlakuan tinggi lanjaran berpengaruh sangat nyata terhadap panjang
tanaman, diameter pangkal batang serta jumlah daun umur 35 HST dan 45 HST,
dan jumlah buah. Berpengaruh nyata terhadap panjang tanaman dan diameter
pangkal batang umur 35 HST. Tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap panjang
tanaman, diameter pangkal batang, dan jumlah daun pada umur 25 HST, umur
berbunga, diameter buah, panjang buah dan berat buah. Perlakuan terbaik
didapatkan pada perlakuan T3 (tinggi lanjaran 1,5 m). Interaksi antara bentuk lanjaran dan tinggi lanjaran berpengaruh nyata terhadap panjang tanaman, diameter pangkal batang, jumlah daun umur 45 HST,
jumlah buah dan panjang buah. Interaksi terbaik didapatkan pada perlakuan L2T3
(lanjaran bentuk pagar dan tinggi lanjaran 1,5 cm). Untuk mendapatkan pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun yang terbaik disarankan menggunakan lanjaran bentuk pagar yang dikombinasikan
dengan tinggi lanjaran 1,5 m.

Kata kunci : -
File
Tipe Items : Skripsi
Penulis/Penyusun : HABIBIE
Fakultas : Fakultas Pertanian
Program.Studi : Agroteknologi (2018)
Pembimbing : (1).Syamsul Bahri, SP., MP (2).Iswahyudi, SP., M.Si
Tanggal disimpan : 31-01-2019 10:15
Terakhir diubah : 31-01-2019 10:15
Penerbit : Langsa, Universitas Samudra, 2018
URI : https://etd.unsam.ac.id/detail.php?id=90