ANALISIS KETAHANAN PANGAN RUMAH TANGGA BURUH TANI DI KECAMATAN LANGSA TIMUR KOTA LANGSA

SELAMAT SANTOSO (2019), ANALISIS KETAHANAN PANGAN RUMAH TANGGA BURUH TANI DI KECAMATAN LANGSA TIMUR KOTA LANGSA . Skripsi, Universitas Samudra.

ABSTRAK

Selamat Santoso : “Analisis Analisis Ketahanan Pangan Rumah Tangga
Buruh Tani di Kecamatan Langsa Timur Kota Langsa”. Dibawah bimbingan Ibu
Rozalina, S.P.,M.Si dan Ibu Fiddini Alham, S.P.,M.Si. Tujuan dilaksanakan
penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat ketahanan pangan rumah tangga
buruh tani di Kecamatan Langsa Timur Kota Langsa.
Penelitian ini dilakukan dengan metode survei menggunakan pengumpulan
data berupa kuesioner, wawancara, dokumentasi dan dari instansi terkait
penelitian. Objek dalam penelitian ini adalah rumah tangga buruh tani di
Kecamatan Langsa Timur Kota Langsa yang tidak memiliki lahan/sawah.
Pemilihan sampel menggunakan teknik snowball sampling. Sampel yang
didapatkan selama penelitian berjumlah 30 orang buruh tani yang mewakili buruh
tani di Kecamatan Langsa Timur Kota Langsa. Penelitian dilaksanakan mulai dari
Desember 2018 s/d Maret 2019. Alat analisis yang digunakan adalah metode
pendekatan Angka Kecukupan Energi(AKE) dan Pangsa Pengeluaran Pangan.`
Hasil dari penelitian ini adalah total pengeluaran pangan seluruh rumah
tangga buruh tani yang menjadi sampel adalah Rp.9.490.451 per bulan atau
Rp.316.351 perkapita per bulan dan pengeluaran non pangan adalah Rp.2.573.746
per bulan atau Rp.85.792 per kapita per bulan. Total pengeluaran buruh tani
adalah Rp.12.064.287 per bulan atau Rp. 402.143 per kapita per bulan.Rumah
tangga buruh tani menurut pendekatan AKE terdapat 40% (12 sampel) belum
tahan pangan dan 60% (18 sampel) masuk dalam kategori cukup yang berarti
telah tahan pangan, sedangkan menurut rarata serapan energi rumah tangga buruh
tani termasuk tahan pangan dengan 86% atau 1855,6 Kkal/kap/hari dimana rerata
serapan energi tersebut berada di atas 80% dari serapan AKE menurut permenkes
No. 75 tahun 2013 sebesar 2150 Kkal/kap/hari. Sedangkan rumah tangga buruh
tani menurut PPP tergolong dalam belum tahan pangan karena lebih banyak
pengeluaran pangan dibandingkan non pangan


 

Kata kunci : Kata Kunci : Buruh tani, Pengeluaran, Tahan pangan dan tidak tahan pangan.
File
Tipe Items : Skripsi
Penulis/Penyusun : SELAMAT SANTOSO
Fakultas : Fakultas Pertanian
Program.Studi : Agribisnis (2019)
Pembimbing : -
Tanggal disimpan : 11-03-2020 10:46
Terakhir diubah : 11-03-2020 10:46
Penerbit : Langsa, Universitas Samudra, 2019
URI : https://etd.unsam.ac.id/detail.php?id=562