ANALISIS PEMASARAN JERUK MANIS (Citrus sineensis, L) DI KECAMATAN BESITANG KABUPATEN LANGKAT PROVINSI SUMATERA UTARA

Yusuf (2018), ANALISIS PEMASARAN JERUK MANIS (Citrus sineensis, L) DI KECAMATAN BESITANG KABUPATEN LANGKAT PROVINSI SUMATERA UTARA . Skripsi, Universitas Samudra.

ABSTRAK

Tujuan penelitian untuk mengetahui pola saluran pemasaran, biaya pemasaran, margin pemasaran,
share margin pemasaran dan farmer’s share serta tingkat efisiensi pemasaran
Jeruk Manis (Citrus sineensis, L) Di Kecamatan Besitang Kabupaten Langkat.
Lokasi penelitian dilakukan di Kecamatan Besitang Kabupaten Langkat.
Penelitian ini menggunakan metode survei. Objek penelitian adalah petani dan
pedagang jeruk manis yang berada di desa-desa sampel di Kecamatan Besitang
Kabupaten Langkat. Penelitian ini dilaksanakan pada Bulan November sampai
Desember 2017. Sampel petani jeruk manis di daerah penelitian sebanyak 35 dan
sampel lembaga pemasaran banyak 23 orang pedagang jeruk manis.
Hasil penelitian: Karakteristik petani jeruk manis sampel di Kecamatan
Besitang yaitu: umur rata-rata petani sampel adalah 42,89 tahun, tingkat
pendidikan rata-rata adalah 9,26 tahun, rata-rata pengalaman berusahatani 7,60
tahun dan jumlah tanggungan keluarga petani rata-rata 5 orang. Karakteristik
pedagang jeruk manis sampel di Kecamatan Besitang yaitu: umur rata-rata
pedagang sampel adalah 40,17 tahun, tingkat pendidikan rata-rata adalah 11,22
tahun, rata-rata pengalaman berdagang 6,74 tahun dan rata-rata jumlah
tanggungan keluarga pedagang rata-rata 4 orang. Saluran pemasaran jeruk manis
di Kecamatan Besitang Kabupaten Langkat terdiri 3 (tiga) tipe saluran pemasaran.
Rata-rata total biaya pemasaran jeruk manis pada saluran 1 sebesar
Rp.2.111,11/Kg, saluran 2 sebesar Rp.1.743,18/Kg dan saluran 3 di Kecamatan
Besitang sebesar Rp.1.200/Kg. Rata-rata margin pemasaran pada saluran 1
sebesar Rp.7.611,11,-/Kg, saluran 2 sebesar Rp.6.772,73,-/Kg dan margin
pemasaran saluran 3 sebesar Rp.4.583,33/Kg. Rata-rata Farmer Share pemasaran
jeruk manis di Kecamatan Besitang rata-rata sebesar 53,16%. Farmer Share
pemasaran pada saluran 1 sebesar 48,54%, saluran 2 sebesar 53,75% dan saluran
3 sebesar 65,92%.ata-rata efisiensi pemasaran jeruk manis di Kecamatan Besitang rata-rata
sebesar 23,78%. Efisiensi pemasaran pada saluran 1 sebesar 29,46% (efisien),
saluran 2 sebesar 20,05% (efisien) dan saluran 3 sebesar 13,58% (efisien). Dari
sisi efisiensi semua saluran efisien karena Ep<50%, tetapi saluran 3 merupakan
saluran pemasaran jeruk manis yang paling efisien karena memiliki nilai efisiensi
pemasaran paling kecil dibandingkan saluran 1 dan saluran 2.

Kata kunci : Jeruk Manis, Pemasaran, Biaya, Margin, Share Margin dan Efisiensi
File
Tipe Items : Skripsi
Penulis/Penyusun : Yusuf
Fakultas : Fakultas Pertanian
Program.Studi : Agribisnis (2018)
Pembimbing : (1). ABDURRACHMAN, SP, MMA (2). SUPRISTIWENDI, SP, M.Si
Tanggal disimpan : 19-02-2019 16:39
Terakhir diubah : 19-02-2019 16:39
Penerbit : Langsa, Universitas Samudra, 2018
URI : https://etd.unsam.ac.id/detail.php?id=170