PROBLEMATIKA PEMBELAJARAN SISWA DOWN SYNDROME (STUDI KASUS DI SD NEGERI 1 PAYA BUJOK TUNONG)

Masta Anjelia. S (2020), PROBLEMATIKA PEMBELAJARAN SISWA DOWN SYNDROME (STUDI KASUS DI SD NEGERI 1 PAYA BUJOK TUNONG) . Skripsi, Universitas Samudra.

ABSTRAK

Down syndrome merupakan suatu kelainan genetik yang menyebakan seseorang mengalami keterbelakangan mental dan fisik. Selain itu, pengidap down syndrome juga mengalami keterbelakangan bahasa dan sosial. Dengan keterbatasan tersebut, dalam pembelajaran disekolah peran guru sangatlah penting untuk melatih serta mendampingi aktivitas perkembanagnnya. SD Negeri 1 Paya Bujok Tunong merupakan suatu sekolah yang menerima siswa down syndrome untuk belajar bersama dengan siswa reguler. Siswa down syndrome disekolah tersebut memiliki kesulitan berinteraksi, lambat dalam menerima pembelajaran, serta sulit berkomunikasi. Sehingga guru harus lebih ekstra dalam pembelajaran. Masalah tersebutlah yang melatarbelakangi penelitian ini.     
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan pembelajaran pada kelas yang terdapat siswa berkebutuhan khusus dan problematika apa yang dihadapi guru dalam pelaksanaan pembelajaran tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman, yaitu analisis deskriptif kualitatif dengan model interaktif (Interactif Model of analisis).  
Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa (1) pelaksanaan pembelajaran siswa down syndrome disamakan dengan siswa regular, tanpa adanya perlakuan khusus. Pada saat pelaksanaan pembelajaran, guru mengajar untuk seluruh siswa tanpa ada membedakan karakteristik antara siswa down syndrome dengan siswa regular dan pada saat pembelajarapun siswa down syndrome hanya mampu mengikuti intruksi yang memanfaatkan kemampuan fisik saja sedangkan untuk kemampuan mental sama sekali tidak dapat memahaminya. Sehingga masih banyak kekurangan yang menyebabkan tidak ada perubahan yang signifikan dalam perkembangan kognitif siswa down syndrome. (2) Dalam pelaksanaan pembelajaran siswa down syndrome terdapat problematika yang dihadapi guru, yaitu perumusan tujuan pembelajaran, menentukan materi pembelajaran, penggunaan metode dan media pembelajaran serta dalam melakukan evaluasi.      
Saran pada penelitian ini adalah sebaiknya pemerintah lebih memperhatikan lagi pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus, masyarakat juga diharapkan mendukung pemerintah serta ikut serta dalam pelaksanaan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus, dan kepada peneliti selanjutnya diharapkan untuk mengembangkan penelitian ini agar dapat membantu dunia pendidikan khususnya pendidikan bagi anak-anak berkebutuhan khusus.           

Kata kunci : Down Syndrome, Pembelajaran, Problematika

File ::(login required)
Tipe Items : Skripsi
Penulis/Penyusun : Masta Anjelia. S
Fakultas : Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan
Program.Studi : PGSD (2020)
Tanggal disimpan : 24-08-2021 11:10
Terakhir diubah : 25-08-2021 03:55
Penerbit : Langsa, Universitas Samudra, 2020
URI : https://etd.unsam.ac.id/detail.php?id=1562
Root : https://www.unsam.ac.id
Kembali ke atas!