ANALISIS STRATEGI KEUNGGULAN BERSAING DENGAN PENDEKATAN SWOT USAHA JASA DOORSMEER PADA KURNIA SERVICE LANGSA

UMAR HARITSYAH (2018), ANALISIS STRATEGI KEUNGGULAN BERSAING DENGAN PENDEKATAN SWOT USAHA JASA DOORSMEER PADA KURNIA SERVICE LANGSA. Skripsi, Universitas Samudra.

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor internal (kekuatan
dan kelemahan) dan eksternal (peluang dan ancaman) serta untuk menentukan
strategi keunggulan bersaing pada doorsmeer Kurnia Service Langsa yang
didasarkan pada Analisis SWOT. Data dikumpulkan dengan cara observasi dan
wawancara langsung. Data dianalisis dengan analisis matrik SWOT yaitu analisis
lingkungan internal IFAS (Internal Strategic Factors Analysis Summary) dan
analisis lingkungan eksternal EFAS (External Strategic Factors Analysis
Summary) dengan pendekatan kualitatif deskriptif, selanjutnya menggunakan
matriks IFAS-EFAS. Berdasarkan hasil analisis matrik internal dengan jumlah
nilai 2,71 dan matrik eksternal dengan jumlah 2,817, usaha jasa doorsmeer Kurnia
Service Langsa berada pada posisi sedang. Dan matrik IFAS-EFAS berada pada
kolom 5 (lima) yaitu Growth Strategy yang berarti usaha jasa doorsmeer Kurnia
Service Langsa masih sedang dalam pertumbuhan atau dalam upaya diversifikasi.
Berdasarkan hasil analisis penentuan strategi pada usaha jasa doorsmeer Kurnia
Service Langsa adalah (1) Strategi S-O yaitu menggunakan teknologi yang
canggih untuk menyelesaikan pekerjaan dengan cepat dan tetap mempertahankan
keadaan lahan parkir yang luas dan memanfaatkan lokasi doorsmeer yang
strategis sehingga masyarakat pengguna mobil yang malas mencuci mobilnya
sendiri dapat dengan mudah mendatanginya; (2) Strategi W-O yaitu menambah
tenaga kerja agar dapat menyelesaikan pekerjaan tepat waktu dan memfasilitas
ruang tunggu sehingga ketika terjadi perubahan musim dan banyak pengguna
mobil yang ingin menggunakan jasa doorsmeer Kurnia Service Langsa merasa
nyaman ketika menunggu; (3) Strategi S-T yaitu menyediakan jasa ganti oli dan
workshop sehingga konsumen yang ingin mengganti oli atau memodifikasi
mobilnya tidak perlu mendatangi tempat lain dan juga memanfaatkan lahan yang
luas sebagai tempat penitipan mobil bagi pengguna mobil yang tidak memiliki
ruang yang cukup untuk menyimpan mobil di rumah mereka; (4) Strategi W-T
yaitu menambah tenaga kerja ahli untuk meminimalkan kerusakan pada alat
operasi dan karyawan harus bekerja secara efektif dan efisien agar alat operasi
tidak membutuhkan bahan bakar yang berlebihan sehingga dapat menghemat
pengeluaran biaya.

Kata kunci : -
File
Tipe Items : Skripsi
Penulis/Penyusun : UMAR HARITSYAH
Fakultas : Fakultas Ekonomi
Program.Studi : Manajemen (2018)
Tanggal disimpan : 14-02-2019 15:59
Terakhir diubah : 14-02-2019 03:59
Penerbit : Langsa, Universitas Samudra, 2018
URI : https://etd.unsam.ac.id/detail.php?id=135