ANALISIS PEMASARAN BUAH NAGA DI DESA SUNGAI KURUK 3 KECAMATAN SEURUWAY KABUPATEN ACEH TAMIANG

NURHASANAH (2018), ANALISIS PEMASARAN BUAH NAGA DI DESA SUNGAI KURUK 3 KECAMATAN SEURUWAY KABUPATEN ACEH TAMIANG . Skripsi, Universitas Samudra.

ABSTRAK

Tujuan penelitian untuk mengetahui pola
saluran, margin, biaya, farmer’s share dan efisiensi pemasaran buah naga di Desa
Sungai Kuruk 3 Kecamatan Seuruway Kabupaten Aceh Tamiang.
Penelitian ini menggunakan metode survei. Objek penelitian adalah petani
buah naga dan lembaga pemasaran buah naga di di Desa Sungai Kuruk 3
Kecamatan Seuruway Kabupaten Aceh Tamiang. Rung lingkup meliputi pola
saluran, margin, biaya, farmer’s share dan efisiensi pemasaran buah naga di Desa
Sungai Kuruk 3 Kecamatan Seuruway Kabupaten Aceh Tamiang. Penelitian
dilaksanakan pada bulan Mei s/d Juni 2018.
Hasil penelitian Karakteristik rata-rata umur petani sampel usahatani buah
naga di Desa Sungai Kuruk 3 Kecamatan Seuruway adalah 40,33 tahun, petani
sampel rata-rata 9,40 tahun, rata-rata jumlah tanggungan keluarga sebanyak 4
orang dan rata-rata pengalaman petani sampel dalam usahatani buah naga sebesar
9,03 tahun. Rata-rata umur agen dan pedagang buah naga di Desa Sungai Kuruk 3
Kecamatan Seuruway adalah 40,25 tahun, tingkat pendidikan 12,75 tahun,
jumlah tanggungan keluarga rata-rata 3 orang, dan pengalaman dibidang
berdagang rata-rata 7,00 tahun. Ada 3 saluran pemasaran buah naga di Desa
Sungai Kuruk 3. Saluran pemasaran yang paling banyak digunakan petani adalah
saluran pemasaran III yaitu sebanyak tiga belas orang (43,33%) dimana petani
langsung menjual buah naganya kepada pedagang pengecer. Selanjutnya saluran
II sebanyak sembilan orang (30,00%) dan saluaran I sebanyak delapan orang
(26,67%). Rata-rata biaya pemasaran buah naga pada saluran pemasaran I yaitu
sebesar Rp.2.050,00/Kg, saluran II sebesar 1.950,00/Kg dan saluran III sebesar
Rp. 850,00/Kg. Margin pemasaran buah naga pada saluran I sebesar Rp.
7.875,00/Kg, margin pemasaran pada saluran II sebesar Rp. 5.000,00/Kg dan
margin pemasaran pada saluran III sebesar Rp. 4.683,33/Kg. Farmer’s share
pada saluran I sebesar 61,31%, saluaran II sebesar 74,27% dan saluran III sebesar
86,59%. Saluran pemasaran I memiliki nilai efisiensi pemasaran sebesar 10,07%,
saluran II sebesar 10,03% dan saluran III sebesar 4,56%. Saluran tiga (III)
merupakan saluran pemasaran yang paling efisien karena memiliki nilai efisiensi
yang paling kecil dibanding saluran I dan saluran II di Desa Kuruk 3 Kecamatan
Seuruway Kabupaten Aceh Tamiang.

Kata kunci : -
File
Tipe Items : Skripsi
Penulis/Penyusun : NURHASANAH
Fakultas : Fakultas Pertanian
Program.Studi : Agribisnis (2018)
Pembimbing : (1). Supristiwendi, SP., M.Si (2). Thursina Mahyuddin, S.Sos., M.S.P
Tanggal disimpan : 14-02-2019 11:18
Terakhir diubah : 14-02-2019 11:18
Penerbit : Langsa, Universitas Samudra, 2018
URI : https://etd.unsam.ac.id/detail.php?id=123