PENGARUH PEMBERIAN PUPUK CAIR HAYATI RIOGEN DAN PUPUK KANDANG KERBAU TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN JAGUNG MANIS

RAHMAD (2018), PENGARUH PEMBERIAN PUPUK CAIR HAYATI RIOGEN DAN PUPUK KANDANG KERBAU TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN JAGUNG MANIS . Skripsi, Universitas Samudra.

ABSTRAK

Penelitian ini dibawah Bimbingan ibu Rosmaiti selaku
pembimbing utama dan bapak Boy Riza Juanda selaku pembimbing anggota.
Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh konsentrasi pupuk hayati
Riogen dan dosis pupuk kandang kerbau terhadap pertumbuhan dan produksi
tanaman Jagung manis (Zea mays saccharata) serta interaksi antara kedua
perlakuan tersebut.
Penelitian ini telah dilaksanakan di Desa Seunebok Pase, Kecamatan
Sungai Raya, Kabupaten Aceh Timur. Dengan ketinggian tempat 10 meter dari
permukaan laut dan pH 6,5 (BPP-K Sungai Raya). Waktu penelitian dilaksanakan
pada bulan Oktober 2017 sampai Maret 2018
Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial
yang terdiri dari dua faktor yaitu faktor konsentrasi pupuk hayati cair Riogen dan
faktor dosis pupuk kandang kerbau. Faktor konsentrasi pupuk hayati cair Riogen
(R) terdiri dari 4 taraf yaitu R0 = Kontrol, R1 = 100 liter fermentasi riogen/ha ( 12
ml /plot), R2 = 200 liter fermentasi riogen/ha (24 ml/plot), R3 = 300 liter
fermentasi riogen/ha (36 ml/plot). Faktor dosis kandang kerbau terdiri dari 4 taraf
yaitu K0 = Kontrol, K1 = 10 ton/ha, K2 = 20 ton/ha dan K3 = 30 ton/ha.


Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah tinggi tanaman pada
umur 20, 40 dan 60 HST, Jumlah daun pada umur 20, 40 dan 60 HST, lebar daun
pada umur 20, 40 dan 60 HST, panjang tongkol pada umur 70 HST dan berat
tongkol pada umur 70 HST.
Hasil penelitian menunjukkan Perlakuan konsentrasi pupuk riogen
berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman jagung pada umur 20, 40 dan
60 HST, panjang tongkol jagung pada umur 70 HST dan berat tongkol jagung
pada umur 70 HST. Perlakuan konsentrasi pupuk riogen terbaik yaitu R3 (300 liter
fermentasi riogen/ha). Perlakuan dosis pupuk kandang kerbau berpengaruh
sangat nyata terhadap tinggi tanaman jagung pada umur 20 HST, panjang tongkol
jagung pada umur 70 HST dan berat tongkol jagung pada umur 70 HST namun
berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman pada umur 40 dan 60 HST. Perlakuan
dosis pupuk kandang kerbau terbaik yaitu K3 (30 ton/ha).. Interaksi perlakuan
konsentrasi pupuk riogen dan dosis pupuk kandang kerbau memberikan pengaruh
yang tidak nyata terhadap seluruh parameter pengamatan.
Dalam rangka melakukan budidaya tanaman jagung manis, disarankan
untuk menggunakan pupuk hayati riogen dengan konsentrasi 300 liter fermentasi
riogen/ha dan pupuk kandang kerbau dengan dosis 30 ton/ha agar hasil yang
didapat maksimal.

Kata kunci : -
File
Tipe Items : Skripsi
Penulis/Penyusun : RAHMAD
Fakultas : Fakultas Pertanian
Program.Studi : Agroteknologi (2018)
Tanggal disimpan : 13-02-2019 11:15
Terakhir diubah : 12-02-2019 23:15
Penerbit : Langsa, Universitas Samudra, 2018
URI : https://etd.unsam.ac.id/detail.php?id=108